Posted by : Unknown
Sabtu, 20 September 2014
Awal terbentuknya DHAASE benar-benar enggak jelas! Berawal dari acara tukar tempat duduk kelompok, seketika saja, kami langsung akrab. Sebenarnya, Dimas itu bukan kelompokku. Tapi, dia dan Fariz tukar tempat dengan sendirinya. Aku dan yang lain tentu saja setuju. Kalau ada Dimas, rasanya sangat seru! Walau kadang, kami dapat teguran atau hukuman karena ulahnya yang membuat kami tertawa.
Biar kuceritakan padamu, salah satu dari sekian banyak hukuman yang kami terima.
Waktu itu, pelajaran Tahfidz. Kami sedang menghafal surah Al-Muddassir. Aku dan Sila sudah menyetor hafalan ke Ust. Hamidi. Terus, tiba-tiba Harits bilang, "Woy, kita nyusun botol minum, yuk!"
"Ayo! Ayo!"
Kami langsung menyusun tempat minum secara berurutan. Dari tempat minum Alan yang paling tinggi, sampai tempat minumku yang paling rendah. Aku meletakan botol-botol itu di pertengahan pojok antara meja Sila dan Albar.
"Hei, hei! Mari kita main bowling!" seru Dimas. Dia mengambil tempat makan Rara yang berbentuk bundar, menggelindingkannya ke arah botol-botol itu. Alhasil, botol-botol itu jatuh berserakan. Untung saja air di dalamnnya tidak ada yang tumpah.
Kami tertawa sangat keras, sampai-sampai Ust. Hamidi mendengar suara tawa kami. Selanjutnya, kami disuruh menulis surah An-Nazi'at, dan yang belum setoran hafalan hari ini harus setor besok dengan tambahan ayat selanjutnya. Beruntungnya aku sudah setoran sebelum kejadian ini terjadi!
Masih banyaaaaakkkk..... kejadian-kejadian yang kami alami. Dan... oh, ya! Kami sepakat untuk... ehmm... yah... istilahnya, membuat surprise buat yang ulang tahun di DHAASE. Dimas ultah tanggal 17 Oktober, Harits 20 Maret, Alan 11 Mei, Albar 18 April, Sila 5 Agustus, dan aku sendiri 13 Februari. Dimas lahir tahun 2002, sedangkan kami berlima lahir tahun 2003. Dan juga, Dimas-lah yang ultahnya sebentar lagi! Mungkin kalian bertanya, kenapa Dimas yang lahir tahun 2002 bisa seangkatan dengan kami yang lahir tahun 2003. Katanya Dimas dan dari beberapa pengalaman teman-teman yang lahir tahun 2002 namun seangkatan dengan kami, mereka masuk TK-nya kelambatan. Jadi, sekarang mereka seangkatan dengan kami.
Intinya adalah DHAASE itu hanya singkatan dari nama kami berenam. DHAASE bukanlah geng atau apapun itu. Jadi, kalau kalian berpikir DHAASE itu semacam geng seperti itu, sudah sangat jelas bahwa kalian SALAH BESAR!!
Yaaaahh... sekian Coretan Kisahku untuk hari ini. Kalau ada kisah-kisah yang anti-mainstream maupun sudah mainstream, akan kusempat-sempatin untuk kuceritakan di sini.
Sekian!!!
- Hasna Gahayu F.
